UNIB dan ABTI Kota Bengkulu Gelar Pelatihan Pengurus, Siapkan Atlet Bola Tangan Berprestasi
U
Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keolahragaan kembali digelorakan.
Tim dosen Universitas Bengkulu (UNIB) bersama mahasiswa melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Bengkulu, Senin, 4 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat ABTI Kota Bengkulu itu diikuti 20 orang pengurus. Tim pengabdian diketuai Dr. Rio Kurniawan, M.Pd, dan Dr. Bogy Restu Ilahi, M.Pd, dengan tajuk “Sinergi Kompetensi dan Organisasi: Pemberdayaan Atlet Kampus Cabang Olahraga Bola Tangan”.
Tim dosen Universitas Bengkulu (UNIB) bersama mahasiswa melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Bengkulu, Senin, 4 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat ABTI Kota Bengkulu itu diikuti 20 orang pengurus. Tim pengabdian diketuai Dr. Rio Kurniawan, M.Pd, dan Dr. Bogy Restu Ilahi, M.Pd, dengan tajuk “Sinergi Kompetensi dan Organisasi: Pemberdayaan Atlet Kampus Cabang Olahraga Bola Tangan”.
Program difokuskan pada penguatan kapasitas organisasi olahraga, khususnya dalam menghadapi persiapan kejuaraan bola tangan tingkat daerah maupun nasional.
Ketua ABTI Kota Bengkulu, Peri Gunatara, S.Pd, Gr, mengapresiasi kolaborasi tersebut.
Ketua ABTI Kota Bengkulu, Peri Gunatara, S.Pd, Gr, mengapresiasi kolaborasi tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman pengurus mengenai tugas pokok dan fungsi di setiap bidang kepengurusan.
“Melalui pelatihan ini, kami mendapat pengetahuan baru mengenai bagaimana seorang administrator mengelola organisasi olahraga, bagaimana menciptakan peluang prestasi, serta bagaimana membangun konsep pembinaan jangka pendek dan jangka panjang,” ujarnya, Kamis, 11 September 2025.
Dr. Rio Kurniawan menegaskan, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi olahraga merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keolahragaan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya kader-kader pengurus olahraga yang lebih profesional. Dengan kompetensi yang kuat, organisasi akan mampu menyiapkan atlet dan program yang berkesinambungan,” jelas Rio.
Hal senada disampaikan Dr. Bogy Restu Ilahi. Ia menekankan pentingnya pengelolaan organisasi olahraga berbasis kompetensi.
“Organisasi olahraga tidak hanya butuh semangat, tetapi juga butuh tata kelola yang baik. Jika pengurus solid dan memahami perannya, maka peluang meraih prestasi akan lebih terbuka,” katanya.
“Organisasi olahraga tidak hanya butuh semangat, tetapi juga butuh tata kelola yang baik. Jika pengurus solid dan memahami perannya, maka peluang meraih prestasi akan lebih terbuka,” katanya.
Kegiatan pengabdian ditutup dengan penyerahan buku dan perlengkapan bola tangan kepada seluruh pengurus ABTI Kota Bengkulu.
0